itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/WebPage'>
=Hamimku

Tips Menulis Artikel Menarik Gaya Storytelling Ala Deddy Huang

11 komentar
Tips menulis artikel menarik gaya story telling ala deddy huang

Hai Kawan Hamimku!
Eh jadi ingat dengan salah satu lagu yang liriknya ada kata malam minggu, kayak gini "Malam minggu malam yang panjang, Malam yang asyik buat belajar."

Eh kok belajar sih? Yuhuiii, jadi ceritanya Sabtu malam minggu ini aku berkesempatan untuk hadir di acara Ibu-Ibu Doyan Nulis. Kali ini, aku belajar tips menulis artikel gaya storytelling ala Deddy Huang. Wah, kalian kenal Deddy Huang?

Blogger asal Palembang ini sudah wira wiri namanya sebagai pemenang lomba. Pasalnya, kekuatan tulisan lelaki yang hobi travelling ini adalah pada gaya storytelling yang kuat. Wah, makin penasaran gak sih apa saja tips ala Koh Deddy untuk menulis artikel gaya storytelling.

Yuks simak ulasanku di bawah ini!

Tentang Story Telling

Yup!

Coba kita pelajari terlebih dahulu apa itu storytelling. Storytelling merupakan istilah dalam Bahasa Inggris yang berarti ;

(noun) the activity of telling or writing stories.
"the power of cinematic storytelling"

(adjective) relating to the telling or writing of stories.
"the oral storytelling tradition"

Sederhananya, storytelling adalah menceritakan cerita. 
Sebagaimana dua kata yang menyusunnya yakni story dan telling. Sedangkan menurut Joseph Campbell, seorang akademisi yang meneliti tentang story dari seluruh dunia dalam kompilasi kuliahnya ditahun 80-an “Transformation of Myth Throught Time” menyampaikan bahwa story menjadi sangat kaya dan sarat pesan serta pelajaran hidup yang dapat dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan. (The Golden Surprise, 2014)

Wah, menarik ya!

Umumnya kita memang menggunakan istilah storytelling ini untuk membacakan cerita kepada anak-anak bukan? Tapi ternyata, penyajian tulisan dalam bentuk storytelling ini juga banyak diminati.
Apa itu story telling
Pelaku story telling disebut storyteller. Hal ini memang tidak jauh beda dengan peran pencerita kepada anak-anak. Karena pada dasarnya, saat kita menggunakan tulisan gaya story telling yang diharapkan adalah membuat tulisan kita menjadi lebih mudah dipahami, lebih engaged, dan menghasilkan output yang kita inginkan dari audience.

Mirip bukan dengan prinsip storyteller untuk anak-anak, bahwa cerita yang dibagikan pada anak-anak tentu harus memudahkan anak-anak untuk memahami isi cerita namun tetap menyenangkan.

Wah, Koh Deddy Huang ini apa sebenarnya memang storyteller untuk anak-anak ya? Yuks kita kenal lebih dekat.

Sekilas tentang Deddy Huang

Blogger asal Palembang ini adalah memiliki nama asli Deddy Huang. Pemilik blog yang banyak membahas travelling dan kuliner ini adalah seorang digital marketing. Bahkan keunggulannya di dunia blogging membuatnya didapuk sebagai salah satu kontributor buku besutan IIDN berjudul "Ngeblog dari Nol".

Jika Kawan Hamimku berkunjung di blog Koh Deddy, maka akan kalian temukan ciri khasnya dalam mengulas suatu topik. Pertama, sisi story telling berupa kata-kata dan juga gambar. Jadi, perpaduan yang ciamik.

Profil deddy huang

Layak jika ketika webinar How To Write Story Telling For Your Blog, Koh Deddy bercerita setiap kali suatu tempat maka akan mengambil gambar dari sekitarnya. Nah, gambar ini kemudian dia buat story tellingnya agar lebih hidup. Ehem, aku mengakui pertama kali berkunjung di tulisan blogger dengan tagline peregrination ini sangat asyik dan enjoy meski panjang.

Berasa di dongengin gitu lho!

Kemampuannya dalam meramu kata pantas diacungi jempol. Ini membuktikan bahwa beliau memang story teller yang handal. Keahliannya di bidang digital marketing tentu tak perlu diragukan lagi.

Nah, apa saja oleh-oleh webinar yang aku dapat? Yuks simak yuks!

Tips Menulis Artikel Menarik Gaya Storytelling Ala Deddy Huang

Blogger yang low profile ini memang sangat ringan berbagi ilmu. Kami menikmati sajian slide presentasi yang ditampilkan. Mulai dari pemahaman apa itu story telling hingga tips meramu tulisan dengan gaya story telling.

Pertama, memahami prinsip dari story telling


Yes, aku menyimak dari awal salah satu juara ASUS OLED ini menekankan bahwa story telling itu lebih kompleks. Inilah yang membuat orang saat membaca tulisan gaya story telling lebih berkesan.

Hal ini dikarenakan tulisan dengan gaya story telling itu membangun engagement dengan audiens. Ada feel yang dirasakan related dengan pembaca. Sehingga pembaca pun terpengaruh emosi dan opininya melalui tulisan kita.

Perlu diketahui, perbedaan menulis listing featured dengan gaya story telling. Jika listing featured cenderung menuliskan poin-poinnya saja. Dalam gaya penulisannya jauh lebih terbatas tapi lugas. Aturan menulisnya sistematis dan runut.

Sedangkan tulisan gaya story telling jauh lebih kompleks, sebab ada unsur cerita yakni karakter, tujuan, halangan, dan usaha. Bahkan goals cerita itu apa. Penulis menulis dengan cara menarik sehingga pembaca pun bisa ikut merasakan pengalaman dari tulisan tersebut. Detail bukan?

Kedua, kunci sukses menulis artikel gaya story telling


Nah, kawan Hamimku setelah kita memahami apa itu story telling bukan berarti urusan tulisan menulis selesai. Ketika menulis kita juga harus memposisikan diri sebagai penulis sekaligus pembaca. Sebab, kita perlu mengetahui untuk siapa tulisan kita ini.

Oke, ada empat kunci yang dibagikan oleh Koh Deddy Huang nih. Tips menulis artikel menarik gaya story telling :
Kunci sukses menulis artikel gaya story telling

a. Kenali pembacamu

Yup! Sebelum membuat tulisan pastikan kita tahu siapa kira-kira pembaca tulisan kita. Setidaknya kita bisa melihatnya dari ide tulisan atau tools google analityc atau GSC di blog kita.

Dengan mengetahui siapa pembaca kita maka memudahkan kita untuk memilih diksi dan alur cerita yang sesuai dengan pembaca bukan?

b. Jadilah orisinil

Tahu donkz maksudku apa?

Artinya jadilah diri sendiri, authentic. Kita harus bisa menemukan style kita dengan banyak latihan dan meminta feedback.

Kawan Hamimku, setiap kita adalah unik. Pun dengan gaya menulis kita meski sama-sama menggunakan metode story telling pasti akan ada ciri khas yang menunjukkan keunikanmu.

c. Interaktif

Yupi!

Sudah jelas sejak awal ya bahwa menariknya tulisan dengan gaya story telling ini adalah seolah-olah kita sedang mengajak pembaca bercerita.

Dalam tulisan story telling, pembaca akan ikut merasakan dari apa yang kita tulis dan bisa jadi secara tidak sadar mereka akan ikut mengangguk, mengiyakan, atau bahkan terbawa emosi dan opininya dengan membaca tulisan kita.
Pahamilah, bahwa saat kita menulis bukan untuk diri sendiri melainkan kita menulis untuk pembaca kita. Maka menuliskan seolah sedang bercerita dengan oranglain. Sekali lagi, termasuk memposisikan diri sebagai pembaca.

d. Bisa memberikan reaksi (call to action)

Wow, ini adalah hasil akhir sih dari keberhasilan tulisan story telling kita. Umumnya melalui paragraf pamungkas kita bisa menyisipkan ini.

Jika tulisannya promosi maka targetnya call to action. Tapi jika bukan promosi maka bisa berisi pesan jadi ada hikmah yang diambil dari tulisan kita untuk pembaca .

Yeay, itu dia empat poin tips menulis artikel menarik gaya story telling ala Deddy Huang yang bisa Kawan Hamimku praktikan. Eits, tapi tampaknya ada yang tertinggal tentang membuat alur tulisan story telling yang perlu diingat

Ketiga, Susunan Alur Tulisan Story Telling


Kok ada alurnya segala sih? Macam bikin tulisan fiksi aja. Nah, itu dia kawan Hamimku. Karena sejatinya story telling itu menceritakan cerita tentu kita perlu tahu susunan alurnya agar tulisan kita lebih terarah dan tidak membosankan. Memang mirip seperti membuat cerita.

Dari menyimak pemaparan webinar ini, aku menarik kesimpulan ada tiga garis besar alurnya yakni: 

Pembukaan atau awal cerita berisi tentang pengenalan karakter dan tujuan cerita tersebut.
Kemudian, bagian tengah ini berisi konflik atau masalah yang dihadapi beserta usaha yang akan dilakukan. Terakhir, ditutup dengan hasil. Terkait hasilpun tidak selalu berupa solusi ya Kawan Hamimku.

Artinya, kita bisa membuat pernyataan yang berupa pertanyaan kepada pembaca terkait penyelesaian masalah yang dihadapi. Dengan begini kita seakan benar-benar mengajak pembaca berinteraksi secara langsung melalui tulisan.

Nah, itulah tips menulis artikel menarik gaya story telling yang aku ikuti malam minggu kemarin. Bersama pemateri handal dengan segudang prestasinya di dunia para blogger.

Oke, cukup sampai di sini ulasan yang bisa aku bagikan ya Kawan Hamimku. Insya allah kita berjumpa lagi di wawasan literasi yang lainnya

Hamimeha
Hamimeha
Bismillah, lahir di Pulau Garam, tumbuh di kota Santri, menetap di kota Pahlawan., Saat ini suka berbagi tentang kepenulisan-keseharian-dan parenting., ● Pendidik, ● Penulis 11 buku antologi sejak 2018, ● Kontributor di beberapa media online lokal dan nasional sejak 2019, ● Praktisi read a loud dan berkisah, ● Memenangkan beberapa kompetisi menulis dan berkisah, ● Narasumber di beberapa komunitas tentang parenting dan literasi. ●

Related Posts

11 komentar

  1. Ya Allah.. saya ikut webinar ini dan di tengah-tengah webinar, slide presentasinya ga nampak..
    Jadi berasa ada informasi yang kurang. Webinar yang bagus.
    Makasih Mba Hamim sudah mengulas webinar kemarin. Melengkapi pengetahuan saya..

    BalasHapus
  2. Waah ini nih pemenang lomba di berbagai kompetisi blog, tapi aku belum kepoin. Nanti aku kepoin ah buat tambah wawasan. Aku juga suka jenis cerita yang story telling, enak dicerna.

    BalasHapus
  3. Masyaa Allah, lagi belajar jg buat nemuin gaya penulisan nih. Tp belum jelas tipe penulisan sy apa

    BalasHapus
  4. ilmu baru nih kak, makasih yaa.. dulu pernah belajar mengenai story telling waktu kuliah tapi bukan perihal menulis jadi lebih ke bercerita secara langsung.

    BalasHapus
  5. seru dengerin kak Dedy cerita, memang beliau ga pelit ilmu ya, mau ngajarin step by stepnya dan memang yang disampaikan logis, faktanya seperti itu, ga berasa baca iklan padahal sebetulnya iklan, beruntung bisa ikutan acaranya ya kak

    BalasHapus
  6. Waaah Koh Deddy ini favoritku jugaaaa 👍. Selalu sukaaa baca tulisan2 ya baik itu di blog maupun yg di medsos. Bagus, ga bosenin, dan jujur aku banyak belajar dari cara loh Deddy meramu tulisan 🤭👍.

    Dan ramaaaah banget, ga segan untuk menegur duluan di medsos 😊.

    Dari semua cara penulisan , aku memang lebih suka yg storytelling ini mbaml. Mungkin Krn PD dasarnya aku suka membaca novel, jadi tulisan2 yg disampaikan seperti bercerita, jauh lebih menarik drpd yg terlalu kaku dan formal.

    BalasHapus
  7. Kemarin mau ikut acara ini tapi lupa huhuhu. Tapi dari postingan Mba aku jadi dapat poin2nya, terima kasih Mba :D

    BalasHapus
  8. Wah kayaknya perlu kepoin webnya ko dedy nih. Gaya story telling ini memang favorit kalau dibuat lead suatu tulisan, terutama kalau fokusnya human interest

    BalasHapus
  9. Makasih mbak Hamim udah mengulas soal ini, nambah info banget. Untuk bidang marketing gaya story' telling ini juga sangat bagus

    BalasHapus
  10. Terima kasih artikelnya mbak hamim
    Jadi ga ketinggalan informasi tentang story telling ala Dedy Huang

    BalasHapus
  11. nice sharing mba. pembaca jadi paham tentang apa itu storytelling dan bagaimana mempraktekkannya dalam menulis, ala Dedy Huang.

    BalasHapus

Posting Komentar