itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/WebPage'>
=Hamimku

Puisi ini

Posting Komentar
Bismillah,.. Hari pertama di bulan pertama 2012 @ 3.29 pm Menjelajah dan menemukan ini,.. ehmmm,..
CINTAMU PADAKU Cintamu padaku adalah kerinduan waktu memeluk bisu di batu-batu saat gerimis jatuh Cintamu padaku adalah ketabahan matahari tatkala menumbuhkan mawar di nadi sunyi Cintamu padaku adalah keindahan purnama kala meneteskan cahaya pada lara Cinta tanpa musim itu memberi nafas dan sayap pada beribu puisi abadi tentang kita : Pernahkah kusampaikan padamu? Cipayung, 28 Januari 2004 

KEPADAMU ketika bahasa tak lagi percaya pada kata apakah yang masih bisa kita ucap? : cinta ketika wajahmu tak lagi menampakkan kening, mata, hidung dan mulut apakah yang masih bisa kukecup? : doa Jendela waktu Noktah kecil Debu Januari dan kopi yang berhenti mengepulkan sebuah wajah : Bagaimana rasanya rindu yang selesai? ("Tamat", dalam buku Kumpulan Puisi Mata Ketiga Cinta, 2011) Apakah dua mataku yang kau larung dalam malam? lalu hari-hari pun terbenam dalam secangkir kopi tanpa gula daun-daun jatuh di luar jendela dan sunyi menyanyikan lagi lagu gergaji dengan masih terpejam hanya dengan mata ketiga cinta kulihat sebuah wajah di jantungmu : Dia yang kau bilang tak bernama (Cipayung, 2004) Puisi "Mata Ketiga Cinta" dalam Kumpulan Puisi Mata Ketiga Cinta, HTR) Kisah itu kamu ketika semua kata merayap senyap dan diam-diam kupahat wajahmu kekal di sepanjang tikungan hidupku yang sebentar coretan di atas adalah buah karya bunda ,. tokoh inspiratif ini " Founding Mother Forum Lingkar Pena "